#75 Ragam Kain Berdasarkan Seratnya (2)

In Pengetahuan

Sebelumnya, pada ragam kain berdasarkan seratnya (1) sudah dibahas mengenai jenis kain yang terbuat dari serat alam. Seperti serat linen, serat katun, serat jute, serat rami, serat wol dan serat sutera. Selain serat alam, terdapat serat kain lain, yakni serat sintetis dan serat semi sintetis.

2. Serat Sintetis

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai beberapa kain yang menggunakan serat sintesis atau serat buatan manusia yang melalui proses kimiawi. Berikut ini merupakan beberapa jenis kain yang berasal dari serat sintesis:

baju pemadam kebakaran (pxhere.com)
  • Aramid (aromatic polymide). Jenis kain ini mempunyai ketahanan yang cukup kuat dan tahan terhadap panas. Kain aramid memiliki struktur yang kuat, alot, memiliki sifat peredam yang bagus, tahan terhadap acid dan basa. Kain aramid sendiri dapat menahan panas hingga 370˚C sehingga tidak mudah terbakar. Karena sifatnya yang tidak mudah terbakar, aramid dipilih sebagai bahan untuk membuat baju pemadam kebakaran, pembalap mobil dan motor. Dalam dunia militer, aramid biasa digunakan sebagai bahan rompi anti peluru dan komposit basilistik.
  • Acrylic. Kain ini dikenal dengan berbagai nama dagang, seperti acrilian, cashmilon, orlon, vonnel, dan wolacryl. Umumnya, kain acrylic ini memiliki sifat yang hampir sama dengan kain wol. Karakteristik yang dimiliki oleh kain yang terbuat dari acrylic ini ialah lembut, ringan dan mudah kering apabila dibandingkan dengan serat sintetis lainnya. Biasanya, kain ini juga bisa digunakan untuk membuat kain tiruan katun. Selain itu, kain acrylic mampu menahan panas tubuh tanpa meninggalkan rasa gatal, akan tetapi kain ini tidak mampu menyerap air, sehingga terasa lembab jika digunakan.
  • Polyester. Serat polyester memiliki elastisitas yang baik, sehingga menghasilkan kainn yang mempunyai ketahanan terhadap kekusutan atau lekukan sehingga tidak perlu melakukan penyetrikaan. Kelebihan lain yang dimiliki kain dengan serat polyester ialah warna yang tidak mudah luntur serta memiliki ketahanan yang baik terhadap bakteri dan jamur. Akan tetapi, kain dengan serat polyester ini mempunyai daya serap yang rendah atau tidak menyerap keringat. Selain itu, polyester juga memiliki sifat yang kaku, sehingga akan mengurangi kenyaman saat digunakan.
  • Plymide/Nylon. Serat nylon memiliki elastisitas yang cukup baik serta ketahanan kain yang cukup kuat, serta tahan terhadap serangan jamur, bakteri dan serangga. Akan tetapi, nylon juga mempunyai beberapa kekurangan, seperti daya serap yang rendah, mempunyai ketahanan yang rendah terhadap pencucian dan sinar serta tidak tahan panas. Pada suhu 180˚C, nylon akan mulai lengket dan akan meleleh pada suhu 250˚C.
  • Spandek. Kain ini merupakan kain yang memiliki sifat elastis yang terbuat dari polimer atau polyester. Biasanya, kain spandek digunakan sebagai bahan pakaian olah raga dan bahan pelengkap kebutuhan fashion. Serat spandek sendiri difungsikan untuk menggantikan bahan karet karena dinilai lebih unggul. Spandek memiliki sifat yang kuat, lebih ringan dan lebih fleksibel apabila dibandingkan dengan bahan karet. Akan tetapi, serat spandek ini tidak dapat berdiri sendiri untuk menjadi kain. Serat spandek harus dikombinasikan dengan serat lain seperti katun rayon atau serat lainnya. Spandek dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan desain dan tujuan pemakaiannya, antara lain:
    • Spandek katun: memiliki sifat yang cenderung elastis, lebih kuat dan tahan lama dibandingkan kain katun.
    • Spandek rayon: kombinasi ini menghasilkan jenis kain yang dingin jika dipakai, lebih lembut, menyerap keringat, dan lebih fleksibel.
    • Spandek jersey: memiliki karakteristik menyerap panas, ringan sehingga cocok untuk baju harian.
    • Spandek Korea: memiliki karakter yang hampir sama dengan spandek jersey, akan tetapi lebih berat.
    • Spandek PE: bentuk dari kain ini sepintas mirip dengan kaos, akan tetapi lebih tipis
    • Spandek sutra: kain ini memiliki karakter sangat lentur, agak mengkilap, ringan dan mudah melepas panas.
    • Spandek denim: menghasilkan bahan yang terlihat seperti denim tetapi bersifat elastis.

You may also read!

#129 Tempat Jahit Konveksi Cepat dan Hemat

Salah satu produksi jasa jahit konveksi Semarang Kerapian menjadi tolak ukur pelanggan untuk memilih tempat konveksi yang dipercaya. Bagi para

Read More...

#128 Jasa Jahit Konveksi Baju Murah

Jasa jahit konveksi Semarang Jasa jahit Semarang merupakan tempat pemesanan pembuatan baju yang berada di kota Semarang. Jasa jahit Semarang

Read More...

#127 10 Alasan Memilih Jasa Jahit Konveksi Semarang

Salah satu contoh produksi jasa jahit konveksi Semarang Jasa jahit merupakan tempat konveksi baju yang berdiri sejak tahun 2012. Ada beberapa

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mobile Sliding Menu

Jasa CMT Jahit terbaik di Semarang
WhatsApp chat